Assalamualaikum wr.wb.
Hallo, my lovely reader
Charming class kali
ini membahas topik tentang....
Menyingkapi Kebahagiaan
Kebahagiaan setiap orang itu
berbeda- beda menurut versi mereka masing- masing. Ada yang kebahagiaan identik
dengan kepemilikan banyak uang. Ga juga kalau menurtku. Memang uang itu
penting, segala sesuatu bisa dibeli dengan uang tapi tidak semua bisa dibeli
dengan uang. Nah, reader kali ini kita tidak akan membicarakan apa itu
kebahagiaan atau bagaimana cara meraih kebahagiaan. Disini kita akan membahas
bagaimana sich cara menyingkapi kebahagiaan itu. Ok ayo kita mulai.
Saat kita mendapatkan suatu nikmat
atau kebahagiaan sangat penting untuk bersyukur . seperti seorang muslim tentu
kita akan mengucapkan Alhamdulilah, syukur syukur tambah semangat dan tidak
lupa untuk shodaqoh sebagai ungkapan rasa syukur, tak jarang juga traktir temen
makan.
Perlu diingat untuk tidak melakukan
hal dibawah juga seperti:
1. menceritakan
tentang kenaikan pangkatmu atau kenaikan jabatanmu di depan orang yang sedang
pusing mencari kerja ( mungkin dia sudah mulai putus asa mencari kerja dan
berharap kamu mau memberikan informasi lowongan kerja bukan hanya sekedar pamer
saja).
2. jangan
ceritakan betapa sayangnya pasanganmu atau romantisnya kekasihmu sama orang yang
masih sendiri apalagi lagi galau menunggu jodoh. ( kamu tidak pernah tahu
mungkin dia habis putus atau gagal menikah atau dia orang yang tidak percaya
diri jadi khawatir tidak tahu kapan dia akan menikah )
3. menceritakan
secara berlebihan lucunya anak kamu dan pinternya mereka sama temen kamu yang
kamu tahu sering nangis karena udah lama belum dikasih titipan sama gusti Allah
( setiap malam wanita ini menangis ingin diberi manah ).
4. Membicarakan
kenaikan gaji kamu atau suami kamu sama tetangga atau temen kamu yang hidupnya pas- pasan ( dia sedang bingung
kemana mencari tambahan uang untuk spp anaknya )
Itu poin pertama
lalu kita ke poin kedua perilaku yang ngeselin tapi jarang orang yang nyadar
seperti berikut ini:
5. Pamer
baru beli barang di depan temen yang ngutangin kamu dan kamu nya belum bayar-
bayar ( dia menunda barang yang dia inginkan karena uangnya belum cukukp ).
6. Pamer
sama bawahan( karyawan ) kamu habis jalan jalan atau ngadain pesta di depan
karyawan yang belum di gaji ( sedang galau karena dompetnya mulai kosong )
dialog 1
menanggapi curhatnya temen
A :” aku sedih
banget dech, ternyata cowo aku udah punya pacar sebelum dia jadian sama aku,
ternyata dia playboy dan kemarin aku di chat di fb sama cewe itu dia bilang aku
ga boleh ganggu calon suami nya,sambil maki- maki aku gitu. ngeselin banget
kan?”
B :” ih ya ampun
ih cowo kayak gitu banget, kalo pacar aku ga gituh ya s dech, itu tuh ya sabar
banget sama aku, perhatian dan dia tu setia tau aku tuh seneng banget punya
pacar
Kayak dia”
Ini bukan sikap
simpati apalagi empati dan sebaiknya jangan kalau kamu mengaku sahabat.
Sebaiknya gini :
B :” sabar ya
jeng, kenapa kamu ga bilang aja ke cewe itu, dich mana aku tau dia udah punya
pacar apa belum waktu dia nembak aku, semoga kamu dapat ganti yang lebih baik
ya teman”.
Dialog ke 2
A : “ eh skripsi
kamu udah bab berapa?”
B :” aku masih
bab 3, kamu?”
A :” apah hari
gini baru bab 3, kemana aja keles?”
B :” aku tuh
dosennya sudah banget tau, bimbimgam aja bisa sampe 1 jam diceramahi, dan aku
sudah nyari bukunya, kan aku ngambil bahasa inggris jadi bukunya harus pake
bahsa inggris ga boleh banyakan yang bahsa indonesianya, kemarin aja akau
nyampe ke jogja buat nyari buku”
A : “ ak sih
Alhamdulilah , dosennya gampang sih ya baik banget sama aku, pengajuan aja
langsung di acc”
untuk seorang
mahasiswa semester akhir topic ini bener- bener topic sensitif.jadi harus
berhati- hati ya
Contohnya dua aja ya. Lalu ada beberapa pertanyaan
yang ngeselin contohnya berikut:
1.
Kamu kapan nikah?, nich anak aku aja udah dua.
(pertanyaan yang bisa bikin baper dan sebaiknya
dihindari)
2.
A : “Eh ya ampun udah lama ga ketemu ya, anaknya
udah berapa?”
B : “ aku belum di kasih “.
A : “ ah masa sih, perasaan nikah nya udah lama ya,
kurang pinter nih bikinnya, mau aku ajari?”hehe
(Ini sama sekali tidak lucu )
3.
Kapan nih wisuda nya?
( pertanyaan yang bikin setres)
4.
Masih betah ikut pondok mertua indah?
(semua orang apalagi yang sudah berkeluarga pasti
ingin punya rumah sendiri)
5.
Haduh kok masih ngontrak sih, kenapa ga ambil
rumah aja?
( sama seperti di atas semua orang ingin punya rumah
sendiri)
6.
Kesini pake apa?. Pake angkot trus ngojeg?. Kok
ga pake motor?
(haha kan sudah tahu dia tidak punya motor bisa karena
ga da uang untuk motor atau bisa juga tidak bisa naik motor)
Dan lain lain dan lain lain
Ok ok ok trus gimana dong
menyingkapi kebahagiaan itu?
Boleh buat status di sosmed ga?.
Boleh tapi jangan terlalu berlebihan ya.
Jangan ceritakan kebagiaan kamu
jika orang lain tidak tanya.
Boleh menjawab apa yang membuatmu
tersenyum lebar tapi jangan berlebihan menceritakannya
Intinya biarkan orang lain tahu
sendiri betapa hebatnya kamu seperti kata pepatah
Contohlah laut dia tidak pernah menjelaskan betapa hebatnya dia.
It’s so nice, isn’t?.
Wassalamualaikum wr.wb
Thank’s for visiting
Have a nice day
See you

0 comments:
Posting Komentar