"Mas sudah menikah atau belum?", ku tatap matanya lekat - lekat.
Tersenyum menarik tanganku dan meletakkan tanganku diatas tangan kirinya.
Mata kami saling bertemu, sekali kuperhatikan wajahnya terutama matanya.
Aku percaya mata bisa mengungkapkan apa yang tak dapat diucapkan oleh mulut.
"Kenapa, kenapa mas ga mau jawab?".
Dia kembali tersenyum
Oh, Tuhan senyumnya sangat manis dan gilanya lagi aku suka.
"Oh, ya udah kalau mas ga mau jawab, ga apa apa kok".
Kulayangkan senyum termanisku.
Hmmm perempuan cantik tak boleh marah nanti cantiknya hilang, bisikku dalam hati.
Aku memang pemarah, aku juga mudah tersinggung tapi aku tak begitu suka menunjukkan kemarahanku. Aku lebih suka pergi ataupun menghilang. Kecewa, kesal itu wajar tapi untuk marah - marah apalagi memaki - maki ah, itu bukan gayaku aku tak begitu suka. Dan sekarang lebih baik aku mengalah saja.
kualihkan pembicara'an kami.
Menyenangkan iya dia sangat menyenangkan.
Nb.
Coba tebak apa kelanjutannya.
Jumat, 03 November 2017
CURAHAN HATI : Sudah atau belum?
Labels:
Ceritaku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar