Selasa, 01 Desember 2020

SENI BUDAYA NUSANTARA ( 2 ) : SENI TARI

 

SENI BUDAYA NUSANTARA ( 2 )

B. SENI TARI DAN SENI MUSIK

1. Seni Tari

Seni tari adalah seni yang menggunakan gerak tubuh secara berirama yang dilakukan ditempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran. Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu: raga, irama, dan rasa

a.       Jenis karya seni tari

Menurut jenisnya , tari digolongkan menjadi tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi . sedangkan berdasarkan koreografinya, jenis – jenis tari dibedakan menjadi:

-          Tari tunggal ( solo )

Tari tunggal adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki – laki maupun perempuan contohnya: tari golek (( Jawa Jawah ).

-          Tari berpasangan ( duet/ pas de duex )

Tari berpasangan adalaha tari yang diperagakan oleh dua orang secara berpasangan. Contohnya tari topeng ( jawa barat )

-           Tari kelompok ( group choreography )

Tari kelompok yaitu : tari yang diperagakan lebih dari dua orang.

b.       Unsur Dasar Tari

Unsur dasar gerak tari juga mengandung unsur dasar alin seperti irama ( ritme ), iringan , atat busana, dan tata  rias, tempat serta tema.

Ø  Gerak

Gerak dapat diungkapkan dengan bermacam- macam salah satunya mengandung unsur keindahan.

Ø  Ritme

Ritme atau irama ( dari Bahasa  yunani rhythmos, “ suatu ukuran gerakan yang simetris “ adalah variasi horizontal dan aksen dari suatu suara yang teratur. Ritme terbentuk dari suara dan diam yang digabungkan untuk membentuk pola suara yang berulang untuk membuat ritme.

Ø  Iringan

Iringan tari adalah elemen pendukung atau pelengkap dalam sebuah prosesi tari. Umumnya yang menjadi elemen pendukung atau pelengkapnya adalah music

Ø  Tata rias dan tata busana

Tata rias merupakan cara atau usaha seseorang untuk mempercantik diri khususnya pada bagian muka dan menghias diri dalam pergaulan. Tata rias pada seni pertunjukkan diperlukan untuk menggambarkan/ menentukan watak diatas pentas.

c.       Fungsi seni tari nuasantara

Berikut fungsi seni tari nusantara:

1)      Sarana upacara

Seperti untuk upacara keagamaan atau upacara penting lainnya. Contohnya tari pendet dari Bali.

2)      Sarana hiburan

Tari jenis ini tujuannya untuk menghibur penonton, biasanya penonton yang ikut terhibur juga ikut menari karena lagunya enak dan mengasyikkan.

3)      Sarana penyalur terapi

Tari jenis ini ditujukkan untuk yang berkebutuhan khusus seperti penyandang cacat fisik. Penyalurannya dilakukan langsung dan tidak langsung.

4)      Sarana pendidikan

Tari jenis ini mempunyai tujuan untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan terjaga dari pergaulan yang melanggar norma- norma.

5)      Sarana pergaulan

Tari jenis ini merupakan tari yang melibatkan beberapa orang, maka dari itu kegiatan itu bisa berfungsi sebagai sarana pergaulan.

6)      Sarana pertunjukkan

Tari  jenis ini dipentaskan atau ditujukkan dengan persiapan yang matang dari segi artistik,  kreografi, interpretasi, konsepsional, dan tema yang menarik. Tari pertunjukkan juga mempunyai peran untuk mengembangkan pariwisata daerah. Salah satu contohnya adalah sendratari Ramayana yang dipertunjukkan untuk menarik para wisatawan yang dating ke Yogyakarta.

7)      Sarana katarsis

Kartarsis artinya pembersihan jiwa. Seni tari ini sebagai sarana katarsis yang mudah dilaksanakan oleh orang – orang yang memunyai penghayatan seni mendalam seperti para seniman.

0 comments:

Posting Komentar

 

The Learning Cup Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang