Jumat, 22 September 2017

CURAHAN HATI : Anak laki - laki itu

Dia duduk  paling belakang di deretan nomor 3 dari pintu.
Ah, sedang tidur rupanya.
Nilainya selalu tinggi meski kulihat dia sering sekali tidur saat pelajaran berlangsung.
Kok bisa begitu ?
Entahlah.
Dia selalu datang paling awal diantara anak - anak sekelas kami kemudian barulah aku. Dia adalah alasan kenapa aku begitu bersemangat datang ke sekolah paling pagi.
"PR ku belum selesai kurang 3 nomor kamu sudah belum?"
"Ini ", katanya sambil menyodorkan buku matematikanya padaku.
Kusambar bukunya lalu sibuk mencontek PR di buku itu. Aku adalah pelanggan setia nya.
Matahari semakin naik teman - teman mulai berdatangan dan ramai menyakan PR yang belum berhasil mereka selesaikan. Itu hampir setiap kali ada PR di jam pertama.
"Kamu sudah selesai belum PR nya , aku nyontek dong", tanya teman - temanku
"Sudah ini"
Dan bukuku jadi rebutan teman - teman
Seorang teman bertanya, " kamu ngerjain sendiri atau nyontek, trus nyontek sapa?".
"Ada yang ngerjain sendiri ada yang nyontek", jawabku
"Trus yang mana  yang mana yang nyontek yang mana yang sendiri?"
"Ini, ini , sama ini, sendiri kalau yang lain aku nyontek sama dia" aku menunjuknya dan dia pun tersenyum.
"Tapi yang aku kerjain sendiri sama kok", lanjutku.
"Owh ya dah aku percaya sama jawaban kamu, aku mau nyontek kalau kaya gini".
"Dih" kukerutkan bibirku
Nyebelin ah.
 

0 comments:

Posting Komentar

 

The Learning Cup Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang