A.
MENGAPRESIASI KARYA SENI BUDAYA NUSANTARA
Mengapresiasi
merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menghargai karya seni
budaya nusantara.
1.
Apresiasi Terhadap karya seni Budaya
Ada bernagai cara
mengapresiasi karya seni nusantara , yaitu sbb:
a.
Pengertian Apresiasi
Apresiasi berasal dari Bahasa latin , appretiatus yang
artinya penilaian/ penghargaan. Adapun dalam Bahasa Inggris , appreciate, yang
artinya menentukan atau menunjukkan nilai, menilai, melihat bobot karya,
menikmati kemudian menyadari kepekaan rasa dan menghayati. Apresiasi seni adalah suatu proses penghayatan suatu karya
seni yang dihormati dan penghargaan pada karya seni itu sendiri serta
penghargaan pada pembuatnya.
b.
Pendekatan dan metode apresiasi
1)
Pendekatan Aplikatif
Apresiasi melalui pendekatan aplikatif ditumbuhkan dengan
melakukan kegiatan berkarya seni secara langsung, di studio, dikampus, atau
dimana saja .
2)
Pendekatan Kesejahteraan
Apresiasi melalui pendekatan kesejahteraan tidak hanya
dengan mengunjungi museum atau melihat berbagai peninggalan perupa terdahulu
tetapi juga memberikan penilaian atau peghargaan terhadap kualitas karya seni rupa. Ada 3
tingkatan apresiasi dalam menghayati suatu karya , yaitu sbb:
a)
Apresiasi simpatik
Apresiasi simpatik adalah merasakan tingkat
keindahan suatu karya berdasarkan pengamatan ( kasat mata ) , seperti suka atau tidak suka .
b) Apresiasi empatik/ estetik.
Apresiasi empatik adalah merasakan secara mendalam nilai estetik yang tersirat dalam suatu karya , seperti ada perasaan kagum atau terharu
a
c) Apresiasi Kritik.
Apresiasi kritis adalah : apresiasi yang disertai analisis terhadap suatu karya dengan mempertimbangkan gagasan , teknik, unsur - unsur seni rupa , dan kaidah - kaidah komposisi seni rupa.
2.
Apresiasi karya seni rupa nusantara
Apresiasi seni rupa adalah : kegiatan dalam meniali atau memberi penghargaan terhadap kualitas karya seni rupa melalui proses penilaian dan pengamatan.
a. Objek karya seni Rupa
objek karya seni rupa adalah sesuatu atau benda yang dijadikan sumber inspirasi untuk menghasilkan suatu karya seni rupa. objek yang sering dijadkan inspirasi dalam penciptaan karya seni rupa sbb:
1. komposisi
komposisi adalah : susunan atau bentuk. faktor yang menjadi objek adalah susunan yang meliputi : garis, bentuk, bidang , dan warna.
2. Dekorasi
Dekorasi yang dapat dijadikan objek seni , anara lain: wayang, motif hias, dan topeng.
3. Keindahan Alam
keindahan alam merupakan objek yang paling banyak digunakan untuk menciptakan karya seni lukis. objek - objek tersebut berupa sawah, ladang , tumbuhan, binatang, pegunungan, dan pantai.
4. Alat / benda
benda - benda yang beraal disekitar kita dapat digunakan sebagai objek seni, contohnya :tempat sampah, perlatan rumah , dan buah
5. Sejarah
Sejarah dapat dijadikan objek seni dengan tujuan untuk mengingatkan akan hal- hal yang pernah terjadi. contoh: tokoh, pariwisata, patung- patung primitif, dan pahlawan.
6. Mitos
objek seni rupa dapat mengambil dari cerita atau kepercayaan yang ada dalam masyarakat.
b. Aliran Seni Rupa Daerah Setempat
Aliran atau gaya dalam seni rupa dibedakan berasarkan prinsip perbuatannya , yakni :
1. Aliran Romantisme
Romantisme adalah aliran seni lukis yang penggambarannya dipenuhi ketegangan, kegetiran, emosi yang meluap - luap, serta suasana yang penuh pertentangan. Tokoh romantisme Indonesia yang paling terkenal adalah Raden Saleh
2. Naturalisme
Naturalisme merupakan aliran seni rupa yang mengutamakan kesesuaian dengan keadaan makhluk hidup, alam, dan benda mati yang sebenarnya. tokonya yakni: kelompok Mooi Indie seperti : Rudolf Bonnet, Le Mayeur, Locatelli, Abdullah Soerjo Soebroto, Basoeki Abdullah, wakidi, dan RM pirngadi.
3. Realisme
Aliran Realisme adalah aliran yang menggambarkan objek- objek kerakyakan sesuai dengan kenyataan dan terkadang dipertajam dengan tujuan memperkuat maksud dan amanat. berusaha menampilakan kehidupan sehari - hari dari karaktek, suasana, dilema, dan objek tertentu. tokohnya : Trubus, S. Sudjojono, Agus Jaya Suminta, Dullah, Tarmizi, dan Suromo.
C. Tahapan mengapresiasi karya seni rupa dan terapan Nusantara
1. tahap Awal
tahap ketika pengamat melihat sebuah karya , baik karya yang dipamerkan maupun melihat karya tertentu secara sekilas. disebut juaga tahap perkenalan
2. Tahap penghayatan
seorang apresiator akan berpikir bergantung pada pengetahuan yang dimilikinya.
3. Tahap penilaian
tahap dalam pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan - pertimbangan tertentu tentang bernilai atau berharganya suatu karya seni.
D. Langkah - langkah mengapresiasi karya seni rupa , antara lain:
1. mendeskripsikan ( memaparkan ) sebuah karya dengan cara menemukan dan mencatat sesuatu yang dilihat apa adanya namun tidak mengambil kesimpulan apapun
2. uraian kebentukan ( formal ) , yakni tahapan menelusuri sebuah karya berdasarkan strukturnya baik itu warna, garis, bentuk, maupun strukturnya.
3. penafsiran makna
meliputi tema yang digarap dan masalah - masalah yang dikemukakan
4. penilaian
yakni : tahapan untuk menentukan derajat suatu karya seni murni
Next
3. Apresiasi karya seni musik nusantara
sumber
LKS Seni Budaya Kurtilas Kelas X semester Genap
penerbit Swadaya Murni


0 comments:
Posting Komentar