Selasa, 19 Januari 2021

Seni budaya : Mengapresiasi Seni Budaya Nusantara, Pengertian Apresiasi dan Apresiasi karya seni rupa Nusantara

 

A.      MENGAPRESIASI KARYA SENI BUDAYA NUSANTARA

Mengapresiasi merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menghargai karya seni budaya nusantara.

1.       Apresiasi Terhadap karya seni Budaya

 Ada bernagai cara mengapresiasi karya seni nusantara , yaitu sbb:

a.       Pengertian Apresiasi

Apresiasi berasal dari Bahasa latin , appretiatus yang artinya penilaian/ penghargaan. Adapun dalam Bahasa Inggris , appreciate, yang artinya menentukan atau menunjukkan nilai, menilai, melihat bobot karya, menikmati kemudian menyadari kepekaan rasa dan menghayati. Apresiasi seni  adalah suatu proses penghayatan suatu karya seni yang dihormati dan penghargaan pada karya seni itu sendiri serta penghargaan pada pembuatnya.

b.       Pendekatan dan metode apresiasi

1)      Pendekatan Aplikatif

Apresiasi melalui pendekatan aplikatif ditumbuhkan dengan melakukan kegiatan berkarya seni secara langsung, di studio, dikampus, atau dimana saja .

2)      Pendekatan Kesejahteraan

Apresiasi melalui pendekatan kesejahteraan tidak hanya dengan mengunjungi museum atau melihat berbagai peninggalan perupa terdahulu tetapi juga memberikan penilaian atau peghargaan  terhadap kualitas karya seni rupa. Ada 3 tingkatan apresiasi dalam menghayati suatu karya , yaitu sbb:

a)       Apresiasi simpatik

Apresiasi simpatik adalah merasakan tingkat keindahan suatu karya berdasarkan pengamatan ( kasat mata ) , seperti suka atau tidak suka .

b)      Apresiasi empatik/ estetik. 

Apresiasi empatik adalah merasakan secara mendalam nilai estetik yang tersirat dalam suatu karya , seperti ada perasaan kagum atau terharu

a

c)       Apresiasi Kritik. 

Apresiasi kritis adalah : apresiasi yang disertai analisis terhadap suatu karya dengan mempertimbangkan gagasan , teknik, unsur - unsur seni rupa , dan kaidah - kaidah komposisi seni rupa.

 

2.       Apresiasi karya seni rupa nusantara

Apresiasi seni rupa adalah : kegiatan dalam meniali atau memberi penghargaan terhadap kualitas karya seni rupa melalui proses penilaian dan pengamatan.

a. Objek karya seni Rupa

objek karya seni rupa adalah sesuatu atau benda yang dijadikan sumber inspirasi untuk menghasilkan suatu karya seni rupa. objek yang sering dijadkan inspirasi dalam penciptaan karya seni rupa sbb: 

1. komposisi

komposisi adalah : susunan atau bentuk. faktor yang menjadi objek adalah susunan  yang meliputi : garis, bentuk, bidang , dan warna.

2. Dekorasi 

Dekorasi yang dapat dijadikan objek seni  , anara lain: wayang, motif hias, dan  topeng.

3. Keindahan Alam

keindahan alam merupakan objek yang paling banyak digunakan untuk menciptakan karya seni lukis. objek - objek tersebut berupa sawah, ladang , tumbuhan, binatang, pegunungan, dan pantai.

4. Alat / benda

benda - benda yang beraal disekitar kita dapat digunakan sebagai objek seni, contohnya :tempat sampah, perlatan rumah , dan buah

5. Sejarah

Sejarah dapat dijadikan objek seni dengan tujuan  untuk mengingatkan akan hal- hal yang pernah terjadi. contoh: tokoh, pariwisata, patung- patung primitif, dan pahlawan.

6. Mitos

objek seni rupa dapat mengambil dari cerita atau kepercayaan yang ada dalam masyarakat.

b. Aliran Seni Rupa Daerah Setempat

Aliran atau gaya dalam seni rupa dibedakan berasarkan prinsip perbuatannya , yakni :

1. Aliran Romantisme

Romantisme adalah aliran seni lukis yang penggambarannya dipenuhi ketegangan, kegetiran, emosi yang meluap - luap, serta suasana yang penuh pertentangan. Tokoh romantisme Indonesia yang paling terkenal adalah Raden Saleh

2. Naturalisme

Naturalisme merupakan aliran seni rupa yang mengutamakan kesesuaian dengan keadaan makhluk hidup, alam, dan benda mati yang sebenarnya. tokonya yakni: kelompok Mooi Indie seperti : Rudolf Bonnet, Le Mayeur, Locatelli, Abdullah Soerjo Soebroto, Basoeki Abdullah, wakidi, dan RM pirngadi.

3. Realisme

Aliran Realisme adalah aliran yang menggambarkan objek- objek kerakyakan sesuai dengan kenyataan dan terkadang dipertajam dengan tujuan memperkuat maksud dan amanat. berusaha menampilakan kehidupan sehari - hari dari karaktek, suasana, dilema, dan objek tertentu. tokohnya : Trubus, S. Sudjojono, Agus Jaya Suminta, Dullah, Tarmizi, dan Suromo.

C. Tahapan mengapresiasi karya seni rupa dan terapan Nusantara

1. tahap Awal

tahap ketika pengamat melihat sebuah karya , baik karya yang dipamerkan maupun melihat karya tertentu secara sekilas. disebut juaga tahap perkenalan

2. Tahap penghayatan

seorang apresiator akan berpikir bergantung pada pengetahuan yang dimilikinya.

3. Tahap penilaian

tahap dalam pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan - pertimbangan tertentu tentang bernilai atau berharganya suatu karya seni.

D. Langkah - langkah mengapresiasi karya seni rupa , antara lain:

1. mendeskripsikan ( memaparkan ) sebuah karya dengan cara menemukan dan mencatat sesuatu yang dilihat apa adanya namun tidak mengambil kesimpulan apapun

2. uraian kebentukan ( formal ) , yakni tahapan menelusuri sebuah karya berdasarkan strukturnya baik itu warna, garis, bentuk, maupun strukturnya.

3. penafsiran makna

meliputi tema yang digarap dan masalah - masalah yang dikemukakan

4. penilaian

yakni : tahapan untuk menentukan derajat suatu karya seni murni

Next

3.       Apresiasi karya seni musik nusantara

sumber 

LKS Seni Budaya Kurtilas Kelas X semester Genap

penerbit Swadaya Murni



 

0 comments:

Posting Komentar

 

The Learning Cup Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang